Pencarian FAQs
|
Catatan:
Peraturan Ketua KASN tentang Pedoman Pelaksanaan Seleksi Terbuka yang dapat menjadi acuan bagi instansi dalam menyiapkan dan melaksanakan seleksi terbuka sedang diuji-cobakan dan akan diselesaikan dalam waktu dekat. Jika sudah selesai akan diunggah ke website kasn.go.id KASN berwenang untuk mengawasi setiap tahapan proses pengisian JPT. Tahapan ini mulai dari pembentukan panitia seleksi instansi, pengumuman lowongan, pelaksanaan seleksi, pengusulan nama calon, penetapan dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi. KASN berwenang menerbitkan rekomendasi untuk pengisian JPT Utama dan Madya dalam hal: Seleksi terbuka pengisian JPT pada instansi pemerintah dapat dilakukan apabila memenuhi salah satu persyaratan berikut: Bagi instansi yang telah menerapkan sistem merit, maka pengisian JPT dengan seleksi terbuka dapat dikecualikan, sebagaimana diatur dalam Pasal 111 Undang-undang No 5 tahun 2014. Pengisian JPT paska restrukturisasi organisasi dilakukan melalui: a. Pansel dibentuk dengan keputusan Pejabat Pembina Kepegawaian setelah mendapat rekomendasi dari KASN (pasal 120). Untuk itu PPK harus mengajukan usulan susunan anggota pansel dengan melampirkan biodata kandidat pansel, untuk ditelaah dan diperhatikan kesuaiannya dengan syarat untuk menjadi anggota Pansel yang sudah ditetapkan.
b. Berjumlah ganjil, yaitu paling sedikit 5 orang dan paling banyak 9 orang c. Perbandingan anggota Panitia Seleksi berasal dari unsur internal instansi paling banyak 45% dan unsur eksternal instansi paling sedikit 55% . Pansel untuk seleksi terbuka JPT terdiri dari unsur; Instansi dapat mengganti anggota pansel yang tidak dapat melanjutkan tugasnya dalam proses seleksi. Usulan penggantian anggota pansel ini harus dikoordinasikan dengan KASN. KASN melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan seleksi terbuka. Jika terdapat indikasi pelanggaran, maka KASN akan melakukan klarifikasi terhadap dugaan pelanggaran tersebut. KASN dapat: Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 109 menyediakan peluang bagi non-PNS untuk menduduki JPT Utama dan Madya untuk jabatan-jabatan tertentu dengan persetujuan Presiden. Pengisian JPT dari non-PNS dilakukan melalui seleksi terbuka. a. Anggota TNI dan POLRI dapat menduduki JPT di instansi pemerintah melalui proses seleksi terbuka. Apabila terpilih dan sebelum dilantik dalam JPT, yang bersangkutan harus melepaskan statusnya sebagai anggota TNI dan POLRI dan beralih menjadi PNS; a. Membuat syarat jabatan yang diskriminatif, menghalangi kelompok tertentu untuk melamar; |
Apr 02, 2018 125
Apr 02, 2018 63
Apr 02, 2018 218
Apr 01, 2018 374
Mar 29, 2018 611
Mar 29, 2018 335
Mar 28, 2018 641
Mar 28, 2018 267
Mar 28, 2018 370
Mar 28, 2018 282
Mar 27, 2018 1472
Mar 27, 2018 675
Mar 27, 2018 338
Mar 27, 2018 287
Mar 26, 2018 255
Mar 26, 2018 265
Mar 26, 2018 266
Mar 26, 2018 321
Mar 23, 2018 125
Mar 23, 2018 97
Mar 23, 2018 120
Mar 23, 2018 323
Mar 22, 2018 129
Mar 22, 2018 101
Mar 22, 2018 290
Mar 21, 2018 147
Mar 16, 2018 183
Mar 16, 2018 211